Partnership untuk Transformasi Digital Pendidikan
Mengundang Kemendikbud, Kominfo, institusi pendidikan, dan stakeholder untuk berkolaborasi membangun ekosistem pendidikan digital yang berdaulat dan berkelanjutan
Target Dampak Partnership 2025-2030
Proyeksi transformasi pendidikan digital nasional
0+
Sekolah Partner
Dari SD hingga SMA di seluruh Indonesia
0+
Siswa Terdampak
Akses gratis ke AI learning & mental health support
Rp 0M
Budget Hemat
vs solusi proprietary asing per tahun
100%
Data Sovereignty
24/7
AI Mentor Access
5x
ROI Improvement
Zero
Vendor Lock-in
Integrasi Belajar.id
Mendukung penuh ekosistem Belajar.id dari Kemendikbud sebagai langkah nyata untuk kedaulatan digital pendidikan Indonesia
Belajar.id Saat Ini
Google Workspace for Education
- ▸ Email standar untuk 50+ juta siswa & guru di seluruh Indonesia
- ▸ Infrastruktur dari Google (Gmail, Drive, Meet, Classroom)
- ▸ Fokus pada komunikasi & kolaborasi dasar
- ▸ Data tersimpan di server Google (luar negeri)
We Will Shine + Belajar.id
The Next Evolution
- ✅ Single Sign-On - login sekali dengan akun Belajar.id
- ✅ AI Learning Mentor - 2USE untuk setiap pelajar
- ✅ Mental Health Support - AI psikolog & wellness tracking
- ✅ Productivity Analytics - evaluasi pembelajaran real-time
- ✅ Data Sovereignty - server di Indonesia, data milik Indonesia
- ✅ Open Source - transparan, auditable, customizable
Technical Integration Path
OAuth Integration
SSO via Google OAuth untuk seamless login dengan akun @belajar.id tanpa password baru
Data Sync
Sinkronisasi profile siswa dari Dapodik untuk auto-enrollment dan class assignment
Analytics API
Real-time dashboard untuk Kemendikbud: learning progress, mental health trends, engagement metrics
Visi untuk Indonesia
"Lebih dari sekadar aplikasi - ini adalah gerakan untuk kedaulatan digital pendidikan Indonesia"
⚠️ Tantangan Saat Ini
- ▸ Data pendidikan 50+ juta siswa Indonesia tersimpan di server luar negeri
- ▸ Ketergantungan 100% pada teknologi asing untuk AI & LLM
- ▸ Evaluasi pendidikan hanya dari top-down, tidak dari akar rumput (grassroots)
- ▸ Mental health crisis di kalangan pelajar terabaikan (WHO: 1 dari 7 remaja)
- ▸ Solusi edtech berbayar tidak terjangkau untuk mayoritas pelajar Indonesia
- ▸ Tidak ada transparency dalam algoritma AI yang digunakan untuk pendidikan
✅ Solusi We Will Shine
- ▸ Data Sovereignty - Server lokal di Indonesia dengan enkripsi penuh
- ▸ 2USE AI - Riset LLM lokal untuk bahasa & konteks Indonesia
- ▸ Grassroots Analytics - Data pembelajaran real-time untuk evidence-based policy
- ▸ Mental Health First - AI psikolog untuk setiap pelajar, privacy-focused
- ▸ Gratis & Open Source - Akses setara untuk semua, no subscription barrier
- ▸ Full Transparency - Open source code, auditable algorithms, community governance
Dampak Jangka Panjang (5-10 Tahun)
Pelajar Indonesia dengan akses AI mentor gratis
Data pendidikan milik Indonesia, bukan BigTech
Analytics untuk kebijakan pendidikan berbasis data
Source untuk transparansi & inovasi berkelanjutan
Manfaat untuk Setiap Stakeholder
Kolaborasi multi-stakeholder untuk ekosistem yang sustainable dan impactful
Kemendikbud
- ✅ Real-time dashboard learning analytics nasional
- ✅ Evidence-based policy making
- ✅ Mental health monitoring untuk intervensi dini
- ✅ Evaluasi efektivitas kurikulum dari data aktual
- ✅ Zero cost (fully sponsored model)
Kominfo
- ✅ Data sovereignty showcase project
- ✅ Domestic AI/LLM development support
- ✅ Digital literacy enhancement via AI
- ✅ Cybersecurity & privacy compliance (GDPR-like)
- ✅ Open source reference implementation
Sekolah & Guru
- ✅ AI teaching assistant untuk setiap guru
- ✅ Student progress monitoring dashboard
- ✅ Early warning system untuk siswa at-risk
- ✅ Reduced administrative burden
- ✅ Free (jika via Sistem Akademik)
Siswa & Mahasiswa
- ✅ Personal AI mentor 24/7
- ✅ Mental health support & counseling
- ✅ Personalized learning path
- ✅ Career guidance & skill mapping
- ✅ Free forever (with BYOK option)
Orang Tua
- ✅ Visibility ke learning progress anak
- ✅ Mental health & wellbeing insights
- ✅ Communication channel dengan guru
- ✅ Peace of mind (privacy & safety)
- ✅ Zero additional cost
Peneliti & Akademisi
- ✅ Open dataset untuk education research
- ✅ API akses untuk custom analysis
- ✅ Collaboration opportunities
- ✅ Publication-ready anonymized data
- ✅ Open source contribution welcome
Roadmap Kolaborasi
Timeline realistis untuk implementasi bertahap dengan milestone yang terukur
Pilot Program
3-6 bulan • 5-10 sekolah pilot
Technical
- • Belajar.id SSO integration
- • Local server setup (Jakarta DC)
- • Basic analytics dashboard
Users
- • 5,000-10,000 active students
- • 500-1,000 teachers
- • 5-10 diverse schools (urban/rural)
Metrics
- • User engagement & retention
- • Learning outcome improvement
- • Mental health impact
Regional Expansion
6-12 bulan • 100+ sekolah
Technical
- • Multi-region server deployment
- • Advanced analytics & ML models
- • Mobile app launch
Users
- • 100,000+ students
- • All provinces represented
- • Public & private schools
Impact
- • Measurable learning gains
- • Mental health improvement data
- • Cost savings vs alternatives
National Rollout
1-2 tahun • All Belajar.id users
Technical
- • Full Belajar.id integration
- • Nationwide CDN & edge servers
- • Government dashboard API
Scale
- • 50M+ Belajar.id users
- • All K-12 schools eligible
- • Default platform status
Legacy
- • Indonesia's own EdTech infra
- • Regional expansion (ASEAN)
- • Open source model export
Mari Berkolaborasi
Kami siap untuk diskusi, presentasi, atau pilot program. Hubungi tim kami untuk memulai perjalanan transformasi digital pendidikan Indonesia.
Pemerintah & Regulator
Kemendikbud, Kominfo, Bappenas, atau stakeholder pemerintah lainnya
government@konxc.spacePeneliti & Akademisi
Research collaboration, data access, atau co-publication
research@konxc.spaceAtau lihat detail pricing dan technical specs: